Sabtu, 25 Juni 2016

Empat golongan orang yang dirindukan surga

4 ahli surga


Siapa yang mau masuk Surga? Pertanyaan yang sudah pasti kita akan tahu jawabannya. Entah itu seorang pemabuk, ahli maksiat, koruptor, perampok, pezina, pembunuh, pastinya jika ditanya semacam itu jawabanya pasti mau, ingin masuk Surga. Yang jadi pertanyaan apakah mereka itu bisa masuk Surga? Apakah masuk kriteria sebagai penghuni Surga? atau apakah Surga mau dihuni oleh orang-orang semacam itu?. Ternyata Surga sudah punya kriteria sendiri, yaitu golongan orang yang dirindukan oleh Surga, dinantikan kehadiranya kelak, apakah kita termasuk golongan ini?

Rasulullah SAW bersabda:
"Surga itu merindukan kepada 4 golongan: orang yang senantiasa membaca Al Quran, orang yang selalu menjaga lidah, orang yang memberi makan orang yang sedang kelaparan, dan orang-orang yang berpuasa pada bulan Ramadhan."


Pertama:
Orang yang gemar membaca Al Quran.

Kita tahu bahwa Al Qur'an selain menjadi kitab suci umat Islam juga merupakan pedoman hidup seluruh umat manusia. Banyak sekali keutamaan yang terkandung dalam Al Qur'an ini. Ketika membacanya satu huruf saja maka ia mendapat sepuluh kebaikan. Bagaimana kalo kita secara rutin dan teratur selalu membaca Al Qur'an ini dengan baik dan benar, selain itu juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
baca juga
5 Aplikasi Android Islami Terbaik
Seperti pada bulan Ramadhan, aktifitas membaca Al Qur'an sangat ramai (tadarus), baik itu dimasjid maupun dirumah. Kegiatan Tadarus Al Qur'an pada hakekatnya adalah untuk mempelajari, meneliti, menelaah, mengkaji serta mengambil makna yang terkandung didalamnya sehingga pengetahuan tentang cara membaca dan memahami isi bisa dikaji lebih mendalam untuk diamalkan dalam keseharian.


Kedua:
Orang yang menjaga lisan atau lidah.

Sebuah hadis Nabi SAW dalam kitab sahih Bukhari:

"Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah berkata yang baik atau hendaklah diam."

Sepertinya memang hal yang sangat ringan, namun ada ungkapan bahwa lidah atau perkataan ini lebih tajam dari sebuah pedang, dan memang benar adanya. Oleh karena itu dalam hadis diatas disebutkan bahwa menjaga lisan termasuk segolongan orang yang dirindukan kehadiranya di Surga. Pada era digital seperti sekarang ini, menjaga lidah tidak hanya menjaga perkataan, maraknya aplikasi pesan dan makin canggihnya telepon pintar, sangat memudahkan orang untuk berkomunikasi satu sama lain. Menjaga lisan juga termasuk didalamnya untuk menjaga perkataan dalam bentuk tulisan atau chatting.

Ketiga:
Orang yang memberi makan orang lain yang sedang kelaparan.

Memberi makan atau menafkahkan sebagian harta kepada orang yang sedang kelaparan seperti fakir miskin, yatim piatu atau anak terlantar. Karena pada hakikatnya pada harta kita terdapat hak-hak mereka. Insya Allah jika kita memberikan hak mereka maka kita akan mendapatkan pahala, sebagaimana hadis yang diriwayatkan Imam Turmudzi bahwa orang yang memberi makan atau minum, walaupun hanya seteguk air dan sebutir kurma kepada orang yang berbuka puasa, pahalanya sama dengan orang yang puasa itu, tidak dikurangi sedikitpun. Orang yang enggan atau bahkan tidak mau memberi makan kepada orang yang sedang kelaparan, terutama fakir miskin dan anak yatim sama halnya mendustakan agama, seperti firman Allah dalam QS Al Maun ayat 1-3

"Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. Dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. …"



Keempat:
Orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.

Sebagai seorang muslim menjalankan puasa di Bulan Ramadhan wajib hukumnya, oleh karena pahala puasa di bulan Ramadhan ini sangat besar dan barangsiapa meninggalkan kewajiban ini akan mendapatkan dosa. Keutamaan menjalankan puasa di bulan penuh rahmat ini bahkan bisa menghapuskan dosa-dosa yang telah lalu, diampuni oleh Allah. Seperti disebutkan dalam hadis berikut ini:

"Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan, karena iman dan ikhlas, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari Muslim)



Demikianlah empat golongan orang yang dirindukan oleh surga. Semoga kita termasuk didalamnya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua dan kita termasuk ke dalam empat golongan tersebut, dan juga agar kita dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Amiin ya Robbal Alamiin.

(dirangkum dari berbagai sumber)

Kamis, 23 Juni 2016

Kejamnya waktu Shubuh

keutamaan waktu shubuh


Saya yakin di antara kita sudah mengetahui keistimewaan waktu Subuh. Hari ini ada baiknya kita melihat waktu Subuh dengan kacamata yang lain, yaitu dari bahaya waktu Subuh bila kita tidak dapat memanfaatkannya.

Allah bersumpah dalam Al Fajr : "Demi fajar (waktu Subuh)".

Kemudian dalam Al Falaq Allah mengingatkan:
"Katakanlah! aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai waktu subuh".

Ada apa dibalik waktu Subuh? Mengapa Allah bersumpah demi waktu Subuh? Mengapa harus berlindung kepada yang menguasai waktu Subuh? Apakah waktu Subuh sangat berbahaya?

Ya, ternyata waktu Subuh benar-benar sangat berbahaya!
Waktu Subuh lebih kejam dari sekawanan perampok bersenjata api.
Waktu Subuh lebih menyengsarakan dari derita kemiskinan.
Waktu Subuh lebih berbahaya dari kobaran api yang disiram bensin.


Jika ada sekawanan perampok menyatroni rumah anda, dan mengambil paksa semua barang anda. Emas dan semua perhiasan digondolnya. Uang cash puluhan juta ditilepnya. Laptop, yang berisi data-data penting anda juga diembatnya. Eh, mobil yang belum lunas juga digasaknya. Bagaimana rasa pedih hati anda menerima kenyataan ini?

Ketahuilah, bahwa waktu Subuh lebih kejam dari perampok itu. Karena jika anda tertindas sang waktu Subuh sampai melalaikan shalat fajar, maka anda akan menderita kerugian lebih besar dari sekedar laptop dan mobil. Anda kehilangan dunia dan segala isinya.

Ingat,!!
"Dua rakaat fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya"

(HR Muslim).


Waktu Subuh juga lebih menyengsarakan dari sekedar kemiskinan dunia. Karena bagi orang-orang yang tergilas waktu Subuh hingga mengabaikan shalat Subuh berjamaah di masjid, maka hakikatnya, merekalah orang-orang miskin sejati yang hanya mendapatkan upah 1/150 (0,7%) saja pahala shalatnya.

"dan barangsiapa yang shalat Subuh berjamaah, maka ia bagaikan shalat semalam suntuk"
(HR Muslim).


Shalat semalam suntuk adalah shalat yang dikerjakan mulai dari tenggelamnya matahari sampai terbit fajar. Fantastis! Shalat selama sepuluh jam, atau kurang lebih 150 kali shalat! Betapa agung fadilah shalat Subuh berjamaah ini. Betapa malangnya orang yang tergilas waktu Subuh, orang-orang yang mengabaikan shalat subuh berjamaah di masjid.

Waktu Subuh juga lebih berbahaya dari kobaran api yang disiram bensin. Mengapa demikian? Tahukah anda bahwa nabi menyetarakan dengan orang munafik bagi yang tidak mampu melaksanakan shalat Subuh berjamaah?

"Sesungguhnya tiada yang dirasa berat oleh seorang munafik, kecuali melaksanakan shalat Isya dan shalat Subuh. Sekiranya mereka tahu akan keagungan pahalanya, niscaya mereka bakal mendatanginya (ke masjid, shalat berjamaah) sekalipun harus berjalan merangkak-rangkak"
(HR Bukhari Muslim).

Orang yang tergerus waktu Subuh hingga tak mampu mendatangi masjid untuk shalat berjamaah adalah orang yang dalam keadaan bahaya, karena disetarakan dengan orang munafik. Padahal, ancaman bagi orang munafik adalah neraka Jahannam.

"Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam" (An Nisa:140).




Bukankah Jahannam lebih berbahaya dari sekedar kobaran api yang disiram bensin?

Nah, agar tidak merasakan tindasan waktu Subuh yang lebih kejam dari perampokan, agar tidak terkena gilasan waktu Subuh yang lebih menyengsarakan dari derita kemiskinan, dan agar tidak tertelan gerusan waktu Subuh yang lebih berbahaya dari kobaran api, maka: "Katakanlah! aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai waktu subuh" (Al Falaq:1). Yaitu dengan memanfaatkan waktu Subuh sebaik-baiknya. Lakukan shalat sunnah qabliyah Shubuh (shalat fajar) dan shalat Shubuh berjamaah di masjid.

Semoga bermanfaat dan dapat diambil Hikmahnya.

(Abu Qomar Al Faruq)
Images : http://bahasa.aquila-style.com/

Apa itu Hailulah, Qailulah dan Ailulah

Hailulah, Qailulah dan Ailulah

Banyak dari kita mungkin tidak mengetahui bahwa dalam Islam, tidurpun ada tuntunannya. Selain adab, doa sebelum dan sesudah tidur, ternyata ada beberapa waktu tidur yang sangat dilarang ataupun dianjurkan (utama) selain mengikuti sunnah, beberapa larangan tidur diwaktu tertentu juga bisa berakibat buruk bagi kesehatan.

HAILULAH adalah :
Tidur sehabis melaksanakan sholat subuh, dinamakan demikian karena tidur tersebut dapat menghalangimu dari rejeki yang ALLAH SWT tebar pada waktu pagi hari.

QAILULAH adalah :
Tidur sebelum melakukan sholat dhuhur sekitar 26 - 30 menit sebelum dikumandangkannya adzan dhuhur, tidur jenis ini sangat bemanfaat dan sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.



Diriwayatkan ketika musim panas Rasulullah tidur sebelum Dzuhur dan ketika musim dingin beliau Nabi Muhammad tidur setelah Dzuhur

'AILULAH adalah :
Tidur sehabis melakukan sholat ashar, tidur jenis satu ini dapat menyebabkan berbagai penyakit, diantaranya adalah : sesak napas, murung dan gelisah.

Karena jarang diantara kita yang memahami apa itu QAILULAH, HAILULAH & 'AILULAH
sehingga bermanfaat bagi semua dan terhindar segala macam penyakit, hissiyyah ataupun ma'nawiyyah.


Amiin Ya Robbal 'Alamiin
Wallahu`alam

Image : http://odishasuntimes.com/

Rabu, 22 Juni 2016

Kisah Nabi Yusuf

nabi yusuf


Seandainya kalau di ceritakan kepada kita tentang kisah Nabi Yunus 'alahissalam selain apa yang ada di dalam Al Qu'ran dan As Sunnah maka kita tidak akan mempercayainya.

Banyak orang yg tidak mengetahui permulaan kisah nabi Yunus 'alaihissalam!
Ia menyeru kaumnya, dalam waktu yang lama. Tapi mereka berpaling darinya, maka ia pun pergi meninggalkan mereka sebelum Allah mengizinkannya karena ia menyangka mereka tidak akan mendapatkan hidayah.

Lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya)", Nabi Yunus menyangka bahwa Allah tidak akan menegur perbuatannya.

Lalu ia menaiki sebuah kapal bersama beberapa orang lainnya, saat itu cuaca sangat cerah.
Di tengah laut, tiba-tiba muncullah ombak besar dan bergemuruh, maka mereka sepakat meringankan beban kapal dan menurunkan sebagian penumpangnya.

Maka mereka memulai mengundi dan setelah 3 kali undian, muncul nama Nabi yunus! Maka ia pun turun.. Yang kemudian kisah ketika ia berada dalam perut ikan di abadikan Allah sepanjang masa.



Buatlah suatu prinsip teguh dalam hidupmu! Yaitu jika kamu bermaksiat kepada Allah atau melanggar perintahNya, maka siapkan dirimu untuk menerima hukuman dariNya, Allah berfirman: "Barangsiapa yang mengerjakan keburukan maka akan ia akan memperoleh balasannya".

Yang menakjubkan adalah ketika Nabi Yunus kembali dari ujian dalam perut ikan ke kaumnya, ia mendapatkan kaumnya telah beriman kepada Allah. Maka jangan pernah berputus asa dari mendakwahi orang lain, meskipun dia pembangkang dan suka bermaksiat.

Ada sebuah hikmah pada peristiwa undian dan keluarnya nama Nabi Yunus 'alahissalam, bahwa kadang dalam hidup kita merasa bahwa Allah menginginkan sesuatu pada kita, akan tetapi kita membencinya! Padahal ada kebaikan di balik itu!

Adapun ketetapan bahwa Allah menghukum orang yang berbuat dosa. Lihatlah sisi positifnya bahwa Allah ingin membersihkanmu dari dosa tersebut dan bukan untuk balas dendam.

Allah memerintahkan ikan paus yang berada di kedalaman laut untuk menelan Nabi Yunus tapi tidak meremukkan tulangnya dan tidak pula memakan dagingnya. Padahal dalam perut ikan paus ada panas yang dapat melebur besi sekalipun!

Jika Allah menjaga Nabi Yunus dari panas perut ikan paus, maka ketahuilah bahwa Allah 'azza wa jalla kadang menguji kamu dan tetap menjagamu untuk mengangkat derajatmu dan mengampuni dosamu.

Tidak ada yang bermanfaat bagi Nabi Yunus ketika dalam perut ikan paus, kecuali imannya kepada Allah, ilmu dan amal shalihnya! Maka berbekallah untuk Allah yang dapat bermanfaat bagimu dalam perut ikan 'kesedihanmu'!

Ketika Nabi Yunus mengetahui bahwa dia berada dalam sebuah tempat yang tidak ada satu orangpun yang bisa melihat dan mendengarnya, maka ia mengetahui bahwa tidak ada yang bermanfaat baginya kecuali memohon pertolongan dari Allah semata!



Kadang dalam hati dan ruh kita ada rasa sakit, cemas, khawatir, takut dan gelisah yang tidak ada yang tau kecuali Allah, maka obati semua itu dengan sujud kepadaNya! Seketika semua perasaan sakit itu akan sirna..

Ada 3 kegelapan: 
1. Kegelapan perut ikan,
2. Kegelapan malam dan 
3. Kedalaman laut.

Kadang kita merasa tenggelam dalam kegelapan kesedihan kita..Maka hapuslah kegelapan itu dengan cahaya doamu!



by Lafie Al 'auni
mawaddahcenter.com
Photo andaluciaabrar.files.wordpress.com

Selasa, 21 Juni 2016

5 Aplikasi Android Islami Terbaik 2016

android islami


Tidak bisa dipungkiri lagi saat ini android menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Baik tua, muda, anak-anak, laki, perempuan tidak lepas dari Android. Bahkan saat ini rumah bisa terasa hening padahal ada penghuni didalamnya, yah....masing-masing asik dengan gadget androidnya. Namanya juga teknologi, bisa berdampak baik juga bisa berdampak buruk, tinggal bagaimana kita secara dewasa menyikapi dan menggunakannya sesuai kebutuhan.

Kami kali ini tidak akan membahas soal keburukan teknologi, namun yang baik-baik saja, alias manfaat yang bisa kita ambil. Berhubung saat ini masih di Bulan Ramadhan, kali ini akan kami bahas aplikasi android islami terbaik versi parengmatur (keren ya ......????)

1. MyQuran Al Quran Indonesia

Aplikasi android yang sudah didownload lebih dari 100.000 kali ini (per Juni 2016) asli bikinan anak negeri. Tampilan sangat bagus dan lengkap, selain itu juga dilengkapi dengan terjemahan yang bahasanya mudah kita pahami, karena dibuat oleh orang Indonesia. Fitur lain seperti Makhraj, Asmaul Husna Kumpulan Doa, Audio Murotal, Fitur pencarian terjemahan serta Jadwal Sholat juga tersedia di aplikasi android ini dengan desain yang simpel dan elegan, aplikasi ini menurut kami wajib anda install. Gudjob! Wali Studio - Developer aplikasi ini.





Aplikasi android ini benar-benar akan membawa kita seperti layaknya kita sedang membaca Al Quran, tampilannya pun layaknya halaman buku Al Quran dengan berbagai fungsi kemudahan layar sentuh beserta audio ayat per ayat dengan highlight sewaktu menjalankan audio. Dilengkapi dengan fitur bookmark per ayat, tagging dan sharing serta dukungan terjemahan dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Aplikasi ini bisa digunakan pada smartphone maupun tablet, baik dukungan tampilan vertikal dan horisontal.



Aplikasi Android terbaik berikutnya ini kami pilih selain tampilan grafis yang bagus dan rapi, tulisan arab pada doa juga jelas dan bagus, sangat bagus sebagai acuan bacaan doa sehari-hari dan mudah untuk dihapal. Selain keunggulan diatas, aplikasi android ini juga dilengkapi dengan audio, namun kiranya jumlah bacaan doa masih perlu ditambah atau diperbanyak.




Sholat merupakan ibadah yang paling utama kedudukannya dalam Islam. Sebagai seorang muslim wajib menjalankan Sholat lima waktu dan sholat menjadi salah satu rukun iman yang wajib dilakukan setiap muslim tanpa kecuali. Oleh karena itu agar amal ibadah ini diterima Allah SWT tentunya harus dilakukan dengan cara yang benar, seperti yang dituntunkan Nabi Muhammad SAW. Aplikasi android berikut berisi tuntunan tata cara sholat secara lengkap, mulai dari niat, doa-doa dalam sholat juga disertai bacaan Surat Pendek dalam Al Qur'an.



Sekali lagi aplikasi berikut ini sangat cocok untuk dipasang dismartphone (mobile phone), mungkin kita akan bingung menentukan arah qiblat, atau bahkan waktu sholat karena kita berada didaerah yang bukan kita kenal biasanya. Aplikasi Waktu Adzan & Kiblat adalah aplikasi untuk mengetahui jadwal sholat dan arah kiblat. Sangat cocok untuk membantu Anda dalam beribadah khususnya di bulan Ramadhan atau bulan puasa.




Demikian beberapa aplikasi android islami terbaik rekomendasi kami, screenshot dan link download masih sesuai dan berfungsi dengan baik pada saat artikel ini ditulis, seperti aplikasi android yang lain, dimungkinkan terdapat iklan, yang kadang termuat iklan yang kurang sesuai (eksplisit) yang mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan developer aplikasi.



Membangun Rumah di Akhirat

ibadah membangun rumah di akhirat

Ibadah yg kita kerjakan di dunia ini, tak lain adalah 'rumah' yang sedang kita bangun untuk kita tempati nanti setelah pensiun dari kehidupan dunia

Renungan Muhasabah, 

Alkisah seorang Tukang Bangunan yang telah bertahun-tahun lamanya bekerja pada seorang Pemborong.

Iapun bermaksud mengajukan pensiun kepada sang pemborong,
karena ingin memiliki banyak waktu untuk keluarganya.

Si Pemborong berkata,
"Saya setujui permohonan pensiun Anda tapi dengan satu syarat Anda bangun dahulu satu rumah terakhir sebelum Anda pensiun".

Si Tukang Bangunan segera membangunnya.
Karena kejar tayang ingin cepat selesai,
iapun mengerjakannya rumah tersebut dengan asal-asalan,..... dan asal jadi.

Selesai sudah bangunan terakhir yg ia buat.
Ia serahkan kunci rumah kepada sang Pemborong.

Sang Pemborong pun tersenyum dan berkata,
"Rumah ini adalah hadiah untukmu, karena telah lama bekerja bersamaku."

Terkejutlah si Tukang Bangunan itu,......  ada rasa sesal....... kenapa rumah, yang akhirnya hendak ia tempati itu,..... dikerjakannya secara asal-asalan.

Dari cerita diatas, kita bisa mengambil hikmah bahwa
Ibadah yang kita kerjakan di dunia ini, tak lain adalah 'rumah' ..... yang sedang kita bangun untuk kita tempati nanti.... setelah pensiun dari kehidupan dunia ini.



Jangan sampai kelak kita menyesal,.... karena kita menempati "rumah buruk"
yang kita bangun asal-asalan.

Semoga Allah selalu memberi hidayah untuk kita semua

Amiin

Sumber : Whatsapp

Minggu, 19 Juni 2016

Kapan waktu mustajab untuk berdoa saat berpuasa

waktu mustajab berdoa saat puasa




Sy. Dr. Abdul Bari bin Hammad al-Anshari:
"Intinya tidak ada satupun hadits atau atsar yg valid (shahih) yg mengkhususkan waktu berbuka utk mustajabnya doa orang yg berpuasa.

Yang valid, bahwa semua waktu puasa adalah waktu mustajab utk berdoa, dan ini adalah keluasan karunia Allah utk orang yg berpuasa.

Adapun waktu berbuka; maka itu waktu yg terbatas, dan saat itu hati orang yg berpuasa sibuk memikirkan dekatnya waktu berbuka dan kegembiraan dia karenanya. Belum lagi (ketika itu), disunnahkan utk menyegerakan buka puasa dan tidak menyibukkan diri dg sesuatu yg mengakhirkan buka puasanya (walaupun hal itu adalah doa).



Maka harusnya orang yg berpuasa mencari-cari waktu berdoa itu di sepanjang harinya, yakni ketika pikirannya bisa konsen, dan hatinya kosong dari beban dan kesibukan.

Dan hendaknya dia memperbanyak doa dg menampakkan kefakiran dan sangat butuhnya dia kepada Allah azza wajall, maka doa itu akan lebih mustajab, karena padanya ada banyak sebab yg menjadikan doanya diijabahi. Wallohu a'lam".

Ustadz Ad Dariny

@kajianislam

UAS Kapita Selekta SI/TI

Nama : Ahmad Zainal Muttaqin Kelas/Semester : B/6 Nim : 4117008 Prodi : Kapita Selekta SI/TI Fakultas : SAINTEK SOAL 1.       Cer...